MMEBUAT TAPLAK MEJA DARI KAIN PERCA
Anda punya sisa kain yang tidak terpakai? Namun bingung
memanfaatkannya? Sebaiknya sisa kain tersebut anda manfaatkan untuk
membuat sesuatu yang jauh lebih bermanfaat dari pada hanya membuangnya
ke kotak sampah. Mulailah untuk mencoba berkreasi menggunakan
barang-barang sisa yang ada di rumah anda.
Kain perca dapat anda
gunakan untuk menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat untuk tampilan rumah
anda. Kain perca tersebut bisa anda kreasikan untuk membuat taplak meja
sebagai alas meja di ruang tamu anda. Selain terkesan menarik, hal
tersebut juga dapat menghemat pengeluaran anda. Caranya mudah dan dapat
anda kerjakan sendiri di rumah, siapkan alat dan bahan di bawah ini
untuk membuat taplak meja dari kain perca.
Alat dan Bahan
1. Kain perca
Gunakan kain perca dengan motif yang beragam agar tampilan taplak meja anda semakin cantik dan menarik
2. Mesin jahit
Untuk menjahit taplak meja anda agar lebih rapi, namun jika anda tidak
memiliki mesin jahit. Anda bisa menjahit dengan cara manual
3. Busa angin
Untuk pelapis bagian bawah taplak meja anda agar lebih tebal
4. Renda
Sebagai penghias dari taplak meja anda agar terkesan lebih rapi dan
menarik. Untuk motif dan warna renda sesuaikan dengan selera anda.
Sebaiknya anda gunakan benang jahit dengan warna netral (putih atau
hitam).
Setelah semua alat dan bahan di atas telah tersedia,
barulah kita memulai langkah-langkah untuk membuat taplak meja dari kain
perca.
Langkah-langkah pembuatan
1. Langkah pertama
gunting kain perca (gunakan motif yang berbeda-beda) berbentuk persegi.
Pastikan ukurannya sama untuk masing-masing potongan kain perca.
2.
Setelah itu, sambung dengan menjahit potongan-potongan kain perca
tersebut satu persatu hingga membentuk persegi panjang (ukurannya
sesuaikan dengan taplak meja yang ingin anda buat)
3. Setelah
semua potongan kain peca dijahit hingga membentuk taplak meja, anda
rapikan ujung-ujung kain dengan memotong bagian ujung yang tidak sama.
4. Setelah itu, jahit keliling taplak meja tersebut agar lebih kencang dan rapi.
5. Potong busa angin dengan ukuran yang sama panjang dengan taplak meja tersebut
6. Letakkan busa angin di bagian bawah taplak meja dan jahit keliling busa angin tersebut pada taplak meja.
7.
Kemudian untuk memperindah taplak meja buatan anda, tambahkan renda di
sekeliling taplak meja tersebut. Jahit renda di sekeliling taplak meja.
8. Taplak meja dari kain perca buatan anda pun sudah selesai dibuat.
Untuk
hasil yang lebih baik dapat anda tambahkan aksesoris lain pada taplak
meja, seperti tempelan kain berbentuk boneka atau buah-buahan di empat
ujung sisi taplak meja anda. Anda juga dapat membuat taplak meja dengan
bentuk lain menggunakan kain perca sesuaikan dengan kreasi dan
panjangnya meja di rumah anda. Selain bermanfaat sebagai penghias
tampilan meja di rumah anda, langkah-langkah pembuatan taplak meja dari
kain perca di atas juga dapat anda ajarkan kepada teman-teman anda.
Setelah
anda mahir membuat taplak meja dari kain perca, anda dapat meningkatkan
kemampuan anda dengan membuat barang-barang lain dengan bahan dasar
kain perca, seperti sarung bantal, sprei, dan tas. Hal tersebut dapat
dijadikan sebagai peluang usaha dengan menjual hasil kreasi anda kepada
teman dan rekan anda. Jika anda ingin memulai usaha dari kain perca
tersebut, motif dan desain merupakan faktor yang sangat penting agar
hasil kreasi anda tidak ketinggalan zaman.
Selasa, 22 Maret 2016
IDE KEWIRAUSAHAAN
Saat masih pertama dalam memasuki dunia usaha, wirausaha di tuntut belajar banyak hal yang berkaitan dengan dunia usaha, agar nantinya saat memulai suatu usaha dapat menjalankan usaha dengan baik dan dengan hasil yang maksimal. Usaha yag paling cocok untuk seorang pemula yang memiliki modal kecil ialah usaha yang bersifat simple, mudah dan tidak terlalu memiliki banyak resiko. Banyak sekali usaha modal kecil atau bahkan tanpa modal yang bisa anda jalankan.contoh usaha ide yang cocok dilakukan pemula menurut saya adalah sebagai berikut
1. Usaha Kecil Bidang Kuliner
Usaha dalam bidang kuliner merupakan jenis usaha yang tidak ada matinya, usaha jenis kuliner ini akan terus laku mengingat manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Dengan modal awal yang kecil anda bisa menjual kuliner dengan harga yang murah, sebagai contoh anda bisa menjual bakso, mie ayam, nasi goreng. Untuk minuman anda bisa menjual es cream, es kelapa muda, susu, kopi dan lain sebagainya.2. Usaha Kecil Jual Beli
Bagi anda yang memiliki bakat dalam bidang jualan, tidak ada salahnya jika memulai usaha jual beli dengan modal awal yang kecil. Banyak sekali yang bisa anda jual seperti jualan baju, jualan makanan, jualan aksesoris, jualan gorengan, jualan perabot rumah tangga dan lain sebagainya. Untuk barang tak harus milik anda, anda bisa menjual barang miliki orang lain yang nantinya keuntungan di bagi dua.3. Usaha Bidang Jasa
Usaha bidang jasa dapat berjalan dengan modal yang kecil, bahkan tanpa modal pun anda bisa memulai usaha yang satu ini. Namun anda harus memiliki keahlian, seperti jika anda menawarkan jasa potong rambut, tentu saja anda harus memiliki kemampuan memotong rambut. Usaha lain yang sejenis adalah usaha bengkel, usaha servis dan lain sebagainya.4. Usaha Bidang Peternakan
Bagi anda yang berada di desa, usaha peternakan sangatlah cocok untuk di jalankan, dengan modal yang kecil anda bisa beternak atau membudidayakan hewan seperti ternak ayam, itik, burung. Budidaya hewan seperti budidaya ikan lele, ikan patin dan lain sebagainya.5. Usaha Bidang Pertanian
Sama halnya dengan peternakan, usaha bidang pertanian juga sangat cocok di jalankan di desa, bagi pemula pun usaha pertanian sangat cocok untuk di jalankan. Sebagai contoh anda bisa memulai usaha pertanian di sekitar rumah anda, seperti di belakang rumah. Anda bisa menanam tanaman yang menghasilkan seperti cabai, tomat dan juga jahe.Beberapa contoh usaha modal kecil di atas sangat cocok di jalankan dengan modal kecil, bagi pemula usaha yang bisa di jalankan cukup beragam, yang terpenting anda menyukainya dan bisa menjalankan usaha tersebut dengan sebaik-baiknya.
HIDROPONIK
PENGERTIAN HIDROPONIK
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.
METODE DASAR HIDROPONIK
Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.
Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.
MACAM MACAM HIDROPONIK
- Static solution culture (kultur air statis)
- Continuous-flow solution culture, contoh : NFT (Nutrient Film Technique),DFT (Deep Flow Technique)
- Aeroponics
- Passive sub-irrigation
- Ebb and flow atau flood and drain sub-irrigation
- Run to waste
- Deep water culture
- Bubbleponics
- Bioponic
MEDIA TANAM HIDROPONIK
Media tanam inert adalah media tanam yang tidak menyediakan unsur hara. Pada umumnya media tanam inert berfungsi sebagai buffer dan penyangga tanaman. Beberapa contoh di antaranya adalah:
- Arang sekam
- Spons
- Expanded clay
- Rockwool
- Sabut (Coir)
- Perlite
- Batu apung (Pumice)
- Vermiculite
- Pasir
- Kerikil
- Serbuk kayu atau disebut serbuk gergaji
KEWIRAUSAHAAN
PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan (bahasa Inggris: Entrepreneurship) atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya.
- Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.
- Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonom.
- Harvey Leibenstein (1968, 1979) kewirausahaan mencakup kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
- Peter Drucker, kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
CIRI CIRI WIRAUSAHA
Seseorang dikatakan wirausaha sudah tentu memenuhi definisi wirausaha itu sendiri, untuk lebih jelasnya silahkan dibaca ciri ciri wirausaha dibawah ini:
1. Memiliki keberanian mempunyai daya kreasi
Seorang wirausaha haruslah memiliki keberanian dalam memiliki daya kreasi atau tidak takut untuk bermimpi dan merencanakan. Segala ketakutan akan sia sia dalam bermimpi dan berencana haruslah dihilangkan. Setidaknya harus diingat STOP (Stop "berhenti, Think "berpikir", Observation "Observasi" dan Plan "rencana") apabila terjadi hal hal yang membuat ide tersebut tertunda atau mandek.
2. Berani mengambil risiko
Seseorang
dikatakan wirausaha apabila memiliki sifat berani mengambil risiko, hal
ini tentu saja harus sejalan dengan perencanaan yang sebelumnya telah
dilakukan serta pengamatan yang dilakukannya terhadap ide yang
dimilikinya.
3. Memiliki semangat dan kemauan keras
Seorang dapat dikatakan wirausaha selain berani mengambil risiko haruslah memiliki semangat dan kemauan yang keras untuk sukses.
4. Memiliki analisis yang tepat
Seseorang dapat dikatakan wirausaha apabila memiliki pengetahuan yang tepat untuk membuat analisis yang tepat, diusahakan mendekati 100 % benar.
5. Tidak konsumtif
Ini adalah penyakit untuk masa sekarang. Seorang wirausaha haruslah tidak konsumtif atau setidaknya, konsumsinya jauh lebih sedikit dari penghasilannya.
6. Memiliki jiwa pemimpin
Jiwa pemimpin harus dimiliki seorang wirausaha. Dengan ini, mereka mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih maju.
7. Berorientasi pada masa depan
Sudah jelas, bila anda seorang wirausaha yang inovatif dan kreatif dan memiliki ciri ciri wirausaha yang lain maka anda akan memiliki kemampuan ini.
Ciri ciri kewirausahawan yang
handal dan profesional
- Yakin terhadap produk yang dimiliki
- Mengenal sangat banyak produknya
- Tidak berdebat dengan calon pelanggan
- Komunikatif dan negosiasi Ramah dalam pelayanan
- Santun Jujur dan berani
- Menciptakan transaksi
Langganan:
Komentar (Atom)









